Sumber: Amazon.com
Resensi Buku 'Human Rights: A Very Short Introduction'
A. Identitas Buku
Judul : Human Rights: A Very Short Introduction
Penulis : Andrew Clapham
Penerbit : Oxford University Press
Jumlah halaman : 216 halaman
Tahun Terbit : 2007 (edisi pertama; terdapat edisi revisi berikutnya)
Bahasa : Inggris
Buku selanjutnya : International Relations
ISBN : 978-0-19-920552-3
B. Latar Belakang dan Konteks Penulisan
Buku ini ditulis dalam konteks meningkatnya perhatian global terhadap hak asasi manusia (HAM) pasca-Perang Dingin. Era tersebut ditandai dengan berkembangnya mekanisme internasional untuk menuntut pertanggungjawaban pelaku pelanggaran HAM berat, termasuk pembentukan tribunal internasional dan Mahkamah Pidana Internasional.
Sebagai akademisi yang lama berkecimpung dalam hukum internasional dan HAM, Andrew Clapham menyusun buku ini bukan hanya sebagai pengantar teoretis, tetapi juga sebagai refleksi atas praktik dan problematika implementasi HAM di tingkat global. Ia mencoba menjawab pertanyaan mendasar: Apakah HAM benar-benar universal? Siapa yang bertanggung jawab melindunginya? Dan seberapa efektif mekanisme penegakan yang ada?
Dalam konteks akademik, buku ini sering dijadikan bacaan awal dalam mata kuliah Hukum HAM Internasional atau International Human Rights Law.
C. Sinopsis Buku
Buku ini merupakan pengantar ringkas namun komprehensif mengenai konsep dan praktik hak asasi manusia (HAM) dalam konteks global. Andrew Clapham memulai dengan menjawab pertanyaan mendasar: apa yang dimaksud dengan hak asasi manusia dan bagaimana hak tersebut berkembang dalam sistem hukum internasional?
Clapham mengurai sejarah perkembangan HAM sejak Deklarasi Universal Hak Asasi Manusia 1948 hingga pembentukan berbagai instrumen hukum internasional seperti konvensi anti-penyiksaan, hak perempuan, hak anak, dan pengadilan pidana internasional. Ia juga membahas peran negara, organisasi internasional, perusahaan multinasional, hingga individu dalam perlindungan maupun pelanggaran HAM.
Tidak hanya bersifat normatif, buku ini juga mengangkat isu-isu kontemporer seperti terorisme, perang melawan teror, intervensi kemanusiaan, serta tanggung jawab korporasi terhadap pelanggaran HAM. Dengan bahasa yang relatif sederhana, Clapham berusaha menjembatani teori hukum internasional dengan realitas politik global.
D. Analisis Isi dan Pendekatan Penulis
Clapham menggunakan pendekatan normatif-analitis. Ia tidak sekadar menjelaskan pasal-pasal hukum internasional, tetapi juga mempertanyakan efektivitas mekanisme penegakan HAM. Salah satu kekuatan buku ini adalah keberaniannya menyoroti paradoks: negara sering menjadi aktor utama dalam perlindungan HAM, tetapi juga pelaku pelanggaran HAM terbesar.
Penulis juga membahas bagaimana sistem peradilan internasional—seperti tribunal ad hoc dan Mahkamah Pidana Internasional—dibentuk untuk mengatasi impunitas. Namun ia tidak menutup mata terhadap kritik bahwa penegakan HAM sering kali bersifat selektif dan dipengaruhi kepentingan politik global.
Buku ini juga memperluas cakupan pembahasan ke aktor non-negara, termasuk perusahaan multinasional. Dalam konteks globalisasi, Clapham menekankan bahwa tanggung jawab HAM tidak lagi hanya berada di tangan negara.
E. Kelebihan Buku
1. Ringkas namun Substantif
Sebagai bagian dari seri “Very Short Introduction”, buku ini berhasil merangkum isu HAM global dalam sekitar 200 halaman tanpa kehilangan kedalaman analisis.
2. Bahasa Relatif Mudah Dipahami
Meskipun membahas hukum internasional, penulis menggunakan bahasa yang cukup aksesibel bagi mahasiswa maupun pembaca umum.
3. Relevan dengan Isu Kontemporer
Pembahasan mengenai terorisme, perang, dan tanggung jawab korporasi menjadikan buku ini tetap relevan hingga saat ini.
4. Perspektif Kritis
Clapham tidak menempatkan HAM sebagai konsep ideal yang tanpa cela, melainkan sebagai sistem yang terus berkembang dan menghadapi tantangan politik.
F. Kekurangan Buku
1. Terlalu Global, Minim Studi Kasus Mendalam
Karena bersifat pengantar, buku ini tidak menyajikan analisis kasus yang sangat detail. Pembaca yang mencari studi kasus mendalam mungkin merasa kurang puas.
2. Perspektif Barat yang Dominan
Sebagian pembahasan cenderung berpusat pada sistem hukum Barat dan institusi internasional yang berbasis di Eropa, sehingga perspektif Global South kurang dieksplorasi secara luas.
3.Tidak Spesifik pada Konteks Indonesia
Bagi pembaca Indonesia yang ingin memahami implementasi HAM di tingkat nasional, buku ini perlu dilengkapi dengan literatur tambahan.
G. Relevansi dengan Konteks Indonesia
Walaupun tidak membahas Indonesia secara spesifik, buku ini sangat relevan untuk memahami perdebatan HAM di Indonesia, seperti:
- Kebebasan berpendapat
- Perlindungan kelompok minoritas
- Penyelesaian pelanggaran HAM berat masa lalu
- Peran negara dalam menjamin hak ekonomi dan sosial
Konsep-konsep dasar yang dijelaskan Clapham dapat menjadi kerangka analisis untuk membaca persoalan HAM domestik.
H. Kesimpulan dan Rekomendasi
Secara keseluruhan, Human Rights: A Very Short Introduction adalah bacaan pengantar yang solid dan reflektif tentang hak asasi manusia dalam sistem hukum internasional. Buku ini cocok bagi:
- Mahasiswa Hukum
- Mahasiswa Hubungan Internasional
- Aktivis HAM pemula
- Jurnalis yang meliput isu HAM
Meskipun memiliki keterbatasan sebagai buku pengantar, karya ini tetap menjadi fondasi yang kuat untuk memahami dinamika HAM global.
Buku ini direkomendasikan sebagai bacaan awal sebelum mendalami literatur HAM yang lebih teknis dan spesifik.
Penulis: Ika Rizki Refima Putri
Baca Artikel Menarik Lainnya!
Kapan Seseorang Diwajibkan Membayar Pajak Penghasi...
28 July 2025
Waktu Baca: 5 menit
Baca Selengkapnya →
Heboh! ‘Mas Pelayaran’ yang Menganiaya Driver Ojol...
07 July 2025
Waktu Baca: 2 menit
Baca Selengkapnya →
10 Istilah yang Harus Diketahui sama Maba Hukum
22 April 2025
Waktu Baca: 2 menit
Baca Selengkapnya →